Jumat, 10 Januari 2014

Tanya Jawab 66


Tanya Jawab

Umat Bertanya :

Di Taiwan ada sebagian anggota Sangha yang menfokuskan diri melatih Ajaran Sukhavati, bahkan juga menfokuskan diri menyebarkan Sutra Usia Tanpa Batas. Tetapi mereka masih suka membakar makanan dan asapnya kemudian dipersembahkan kepada para makhluk di enam alam tumimbal lahir, bahkan mengajari umatnya agar juga ikut melakukan hal serupa di rumah, apakah hal ini bertentangan dengan Kitab Tai Shang?   


Master Chin Kung Menjawab :

Sepertinya bertentangan. Dalam belajar Buddha Dharma, pintu Dharma apa yang anda pilih, maka melatih diri menuruti ajaran tersebut, tidak perlu mencampurbaurkan ajaran aliran lain ke dalam pintu Dharma yang kita latih.

Kita mempelajari Ajaran Sukhavati, Ajaran Sukhavati tertuang dalam 5 sutra 1 sastra, kita belajar Ajaran Sukhavati, pedoman dalam Aliran Sukhavati adalah 5 sutra dan 1 sastra, di dalam 5 sutra dan 1 sastra tidak ada tercantum upacara pembakaran sedemikian, maka itu kita tidak perlu melatih diri dengan cara sedemikian.

Jika praktisi sekalian ingin berhasil maka ingatlah! Harus “menfokuskan diri pada satu metode saja”. Di dalam Aliran Sukhavati, pilihlah satu sutra saja dan kemudian melatih sesuai dengan ajaran dalam sutra tersebut, dengan demikian maka akan berhasil.

Di dalam “kisah-kisah tentang mereka yang terlahir ke Alam Sukhavati”, para praktisi itu melafal Amituofo dengan setulusnya, tidak pernah mendengar mereka melatih upacara pembakaran sedemikian. Contoh yang paling nyata adalah murid dari Master Di Xian yang bernama Guo Lou-jiang (tukang tambal periuk), dia wafat dalam posisi berdiri; ada lagi Master Xiu Wu dari Vihara Sukhavati di Harbin, sebelum menjadi Bhiksu, beliau adalah tukang bangunan, setelah menjadi Bhiksu melatih diri dengan keras dan menahan penderitaan, dengan melafal Amituofo kemudian terlahir ke Alam Sukhavati.  

Kita jangan melihat orang lain berbuat begitu maka ingin mencontohnya. Apakah cara mereka ini benar adanya, diri sendiri saja tidak mengetahuinya, maka ini disebut kepercayaan takhayul.

Kita menuruti ajaran yang ada dalam “Sutra Usia Tanpa Batas” dan “Amitabha Sutra”, apa yang tercantum maka kita laksanakan, yang tidak ada jangan dilakukan, tidak perlu mempelajari metode di dalam sutra atau sastra aliran lainnya, jika tidak, maka ini disebut tidak terfokus, pikiran suci sulit diperoleh.



問:台灣有些法師專修淨土佛法門,且專弘『無壽經』。但法師常用火把食物燃燒所產生的煙,供養道眾生,稱為『陰供』,並且教導信眾在家也如此做。請問這與『太上感應篇』中的『散棄五穀』是否有牴觸?

答:好像是有牴觸。學佛最重要的,就是你選擇哪個法門就依照這個法門修學,不必把其他法門摻雜在自己修學的法門裡面。我們修淨宗,淨宗的經論就是五經一論,在五經一論裡都沒有這種方法,我們就不用這種方法修。諸位要想成就,記住!要「一門深入」。以淨宗來說,我選擇哪一部經做為修行依據,就照這一部經修學,如此就能成就。

我們看到《往生傳》裡有許多念佛人,他們老老實實念一句阿彌陀佛,沒有聽說他們有這種供養的方法。最明顯的例子,有諦閑法師的鍋漏匠弟子,他是站著往生;還有哈爾濱「極樂寺」的修無法師,未出家前是作泥水匠,出家後在寺院裡做苦行,也是念一句阿彌陀佛,自在往生了。

我們不要看到別人怎麼做,就要學。別人這種作法是否正確,自己都不知道,這就是迷信。我們依照《無量壽經》和《阿彌陀經》,經典上有的我們就做,沒有的就不做,不必修學其他經論的東西,否則就是雜修,清淨心不容易得到。21-90-70